Dihadapan Syeikh Raghed, Bupati Abdya Ajak Warganya Galang Dana Untuk Palestina

Editor: REDAKSI author photo
Bagikan:
Komentar
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim terima tamu dari Palestina, (11/5)
PENGAWAL | ABDYA - Bupati Aceh Barat Daya ( Abdya ), Akmal Ibrahim,SH mendapat kunjungan kehormatan dari Sheikh Raghed LA Makki dari Palestina, Sekaligus menjadi imam shalat maghrib di masjid Pendopo Bupati setempat, sabtu (11/5/2019) malam.

Pada kesempatan itu Bupati Akmal Ibrahim menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan Sheikh Raghed LA Makki dari Palestina tersebut.

Bupati juga menyampaikan bahwa selama ini tetap berdo’a untuk rakyat Palestina yang sampai saat ini berada dalam penjajahan Israel ( yahudi ).

"Kita terima dengan terbuka, apalagi ini untuk menggalang donasi bagi saudara- saudara kita umat Islam di Palestina. Kita do'akan di bulan penuh berkah ini semoga Allah mudahkan urusan saudara- saudara kita umat Islam di seluruh dunia," ungkap Akmal Ibrahim.

"Saudara saya seiman dan seagama, rakyat palestina sangatlah menderita karena kekejaman Yahudi. Rasanya, sebagai saudara seiman, kita hanya bisa membantu dgn doa, infak, dan sedekah. Saya ajak rakyat Abdya untuk ikut membantu di bulan penuh Rahmat ini, sesuai kemampuan yg saudara miliki.

Ia menjelaskan,Saya sendiri atas nama pribadi dan keluarga membantu Rp 10 juta, dan atas nama bupati abdya Rp 10 jt. Bagi siapapun, boleh bersedekah, apakah seribu rupiah, atau berapa yang mampu.

Dijelaskanya, Khusus untuk kontraktor yang mendapat fasilitas kerja pemerintah di Abdya, saya imbau, bersedekahlah kalian. Termasuk para pejabat, utamanya eselon II.

Imbauan ini tak wajib, tapi akan lebih indah bukti transfernya dikirim ke WA saya, no 082277710100, menurut keikhlasan kalian." pungkasnya.

Syeikh Reghed LA Makki  menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan pemerintah Abdya  terkhususnya Pak Bupati Akmal Ibrahim yang dinilai sangat berbeda dengan sambutan negara lain yang pernah dikunjunginya. Indonesia sebagai salah satu negara Timur Tengah, selain Malaysia dan Turki, yang memiliki kepedulian terhadap masalah yang dihadapi Palestina" ungkapnya singkat.(M)
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini