Bocah Tersengat Listrik Di Taman Saleum Teuka Calang

Editor: REDAKSI author photo
Bagikan:
Komentar

CALANG|PENGAWAL.ID - Lampu penerangan di Taman Saleum Teuka Calang Kabupaten Aceh Jaya saat ini terjadi kerusakan sehingga sangat membahayakan para pengunjung terutama anak-anak yang datang ke tempat itu.


Hal itu sebagaimana yang dialami oleh anak dari Musliadi salah satu wartawan yang bertugas di Aceh Jaya yang anaknya tersengat listrik pada rabu malam sekira pukul 20.30 wib  saat membawa anaknya untuk bermain dengan nya di taman tersebut..

Musliadi ke media ini ( kamis 5/8/2020) mengatakan akibat pecahnya lampu penerangan di taman tersebut anaknya yang masih berusia 5,5 tahun tersengat listrik bahkan sempat dilarikan ke IGD RSUD Teuku Umar untuk pertolongan pertama agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan.

Menurutnya, pecahnya bola lampu di taman itu sepertinya telah lama terjadi dan terkesan adanya pembiarkan oleh pihak terkait. Hal tersebut terlihat dari banyak pecahan kaca bola lampu yang berserakan sehingga sangat mengancam bagi para pengunjung, apalagi lampu listrik yang pecah.

" beruntung anak saya tidak menyebabkan luka serius dan masih ada umur panjang, namun demikian anak saya saat ini mengalami trauma yang mendalam lantaran terkejut saat tersengat arus listrik," ungkap Musliadi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dirinya tidak meminta ganti rugi terhadap apa yang dialami anaknya tetapi ia meminta agar benar memperhatikan keselamatan nyawa orang lantaran adanya pembiaran terhadap lampu penerangan yang rusak tersebut.

" hari ini terjadi pada anak saya dan nyawanya masih diselamatkan tapi kedepan anak orang lain pasti akan dipermasalahkan, apalagi tempat itu selama ramai yang mengunjunginya," ujarnya.


Oleh karenanya dirinya meminta pada pihak pengelola taman atau dinas terkait agar bisa segera memperbaiki bola lampu yang pecah tersebut, sehingga para pengunjung dan anak-anak aman saat berada di taman Saleum Teuka Kota Calang, Aceh Jaya.


" saya meminta segera memperbaiki lampu yang pecah di taman itu sebelum jatuh korban lainnya, karena tempat itu selalu ramai yang singgah baik warga lokal maupun dari luar daerah untuk berswa foto maupun sekedar beristirahat," tutup Musliadi. 
Bagikan:
Pengawal.id:
Berita Terkini
Komentar

Terkini